Jumat, 05 Februari 2010

Tragedi kecelakaan

Pesawat Elisabeth yang membawa 44 penumpang (termasuk tim MU) dari Beograd, Yugoslavia pada 6 Februari 1958. Saat itu, MU baru saja pulang dari Beograd dalam pertandingan Liga Champions lawan Red Star Belgrade yang berakhir 3-3. Di Munich, pesawat berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Namun, ketika lepas landas, pesawat kehilangan kekuatannya dan terjatuh menabrak perumahan. Delapan pemain MU yang tewas adalah Duncan Edwards, Roger Byrne, Geoff Bent, Eddie Colman, David Pegg, Mark Jones, Liam “Billy” Whelan dan Tommy Taylor. Sedangkan 15 korban tewas lainnya adalah ofisial MU.

Pendeta john Boyers membuka peringatan di Old Trafford itu dengan doa, kemudian diikuti nyanyian himne. "Tim yang hebat telah pergi. Mereka ditaburi pujian dan simpati dari seluruh negeri," ucapnya.

Tepat pada pukul 15.04 waktu setempat - sama persis dengan waktu kecelakaan itu - kapten MU Gary Neville menyalakan 23 lilin. Melambangkan 23 korban dalam kecelakaan itu.

Pada kecelakaan itu, hanya 9 pemain yang selamat. Yang masih hidup hingga kini adalah Bobby Charlton, Bill Foulkes, Harry Gregg, Albert Scanlon dan Kenny Morgans. Mereka juga hadir dalam peringatan 50 tahun Tragedi Munich.

Peringatan itu juga dihadiri ribuan pendukung MU yang memadati stadion.

"Saat itu, MU sedang dalam proses menanjak," kata Bobby Charlton yang mencetak 249 gol dalam759 penampilannya.

Dia mengingat perkataan pelatih Matt Busby kepada para pemain bahwa tugas utama mereka menghibur para pekerja industri.

"Karena mereka bekerja berat dan lama. Maka, pada Sabtu (hari pertandingan) tak ada salahnya menghibur mereka. Dan, perkataannya ternyata benar," tambah Charlton.

"Ini hari yang paling emosional," kata Ketua Klub Manchester United, David Gill.

Tidak ada komentar: